Semester akhir sekolah Nabila sudah
hampir berakhir. Ini tandanya kelas XII IPS 2 akan berpisah. Semua murid kelas
itu tampak sedih. Mereka harus berpisah secepat ini. Namun berkat semangat dari
guru-guru semua. Akhirnya mereka kembali bersemangat. Kisah sedih,canda,bahagia
pernah ada dalam kelas XII IPS 2 tersebut. Suasana haru kini kian terasa saat
Ujian Nasional sudah berlalu dan hari kelulusan sudah semakin dekat.
Nabila duduk diam di bangku teras
rumahnya. Memandangi langit yang kala itu tengah penuh dengan bintang-bintang
yang kemerlap. Mungkin dia merindukan teman-temanya. Dipandanginya terus langit
itu sambil sesekali menutup matanya. “enak ya kalian semua gak pisah sama
temen-temen kalian” Nabila mulai bermonolog. Sudah lebih dari 2 jam Nabila
memandangi langit dan tidak satupun temannya datang. Bahkan sekedar menemani
dia mengobrol di malam ini.
Bunyi
bel tanda masuk sekolah sudah terdengar
dari tempat ki dan teman-teman duduk. Mereka segera pergi ke kelas untuk mengikuti pelajaran pagi hari ini. Semua berjalan seperti biasanya. Pak guru yang di kenal killer sedang menerangkan di kelas. Murid-murid memang selalu diam seribu bahasa jika berhadapan dengan guru yang satu ini. aku dan teman-temannya terus saja memandangi papan tulis dengan pandangan kosong karena mereka benar-benar tidak mengerti dengan apa yang di jelaskan oleh bapak guru tersebut. Jam tanda akhir pelajaran guru itu pun berakhir. Semua berteriak kencang setiap kali pelajaran itu selesai. Aku dan teman-teman memutuskan untuk pergi ke kantin. Sekedar mengobrol sambil menikmati segelas susu hangat di pagi yang dingin itu.
dari tempat ki dan teman-teman duduk. Mereka segera pergi ke kelas untuk mengikuti pelajaran pagi hari ini. Semua berjalan seperti biasanya. Pak guru yang di kenal killer sedang menerangkan di kelas. Murid-murid memang selalu diam seribu bahasa jika berhadapan dengan guru yang satu ini. aku dan teman-temannya terus saja memandangi papan tulis dengan pandangan kosong karena mereka benar-benar tidak mengerti dengan apa yang di jelaskan oleh bapak guru tersebut. Jam tanda akhir pelajaran guru itu pun berakhir. Semua berteriak kencang setiap kali pelajaran itu selesai. Aku dan teman-teman memutuskan untuk pergi ke kantin. Sekedar mengobrol sambil menikmati segelas susu hangat di pagi yang dingin itu.
Kantin
nomor 5, selalu menjadi tujuan anak XII IPS 2 itu. Tidak hanya Aku yang di sana
tapi semua teman-teman kelasnya juga berada di kantin itu. Canda selalu ada
tiap kelas itu berada di kantin. Sudah mereka anggap kantin itu sebagai kelas
kedua mereka setelah XII IPS 2. Lelah untuk mengobrol di kantin. Aku dan
teman-teman kembali ke kelas. Duduk di depan kelas memandangi orang-orang yang
lalu lalang di depan kelas mereka. Sambil sesekali menjaili adik-adik kelas
mereka.
“eh Nab, liat tuh ada cowok
ganteng” seru indah teman akrab Nabila
“eh mana Ndah ?”
“itu tuh.”
“jiah, gak mau gue sama dia. Tau
gak dia itu player loh”
“eh yang bener lu Nab, gue juga
gak mau kalo gitu”
Gosip – gossip tentang cowok
ganteng menjadi kebiasaan Nabila dan teman ceweknya. Sering mereka bertengkar
hanya karena merebutkan satu cowok.
“Gokil bener kalo inget
masa-masa kita dulu ya sob” mulai tertawa karena mengenang masa lalu nya saat
masih berada di bangku sekolah. Rasanya Nabila tidak ingin pergi dari SMA
tercintanya. Ada saat Nabila menjadi orang yang paling di benci di kelas hanya
karena kesalahpaman teman – teman yang lain. Dan mereka kembali bersama setelah
pertengkaran itu usai.
Hari ini tepat di umumkannya
kelulusan untuk tahun pelajaran 2012-2013. Nabila dan teman-temannya sudah
tidak sabar menunggu hasil pengumuman ini. Sampai di sekolah, semua anak kelas
XII IPS 2 saling berpelukan. “Ini hari terakhir yang paling indah di sekolah
ini”kata Nabila. Papan pengumuman sudah ramai dengan anak kelas lain yang juga
tidak sabar melihat hasil dirinya. XII IPS 2 akhirnya mendapat giliran untuk
melihat pengumuman itu. Satu persatu anak XII IPS 2 mencari nama mereka
masing-masing. “Yess, kita semua lulus” seru salah satu teman Nabila. Akhirnya
mereka kembali berpelukan di depan papan pengumuman. Nabila langsung saja
melakukan sujud syukur atas lulusnya dia tahun ini. “terimakasih ya ALLAH”bisik
Nabila saat sujud syukur. Anak XII IPS 2 kembali ke kelas mereka. Satu persatu
diminta oleh bapak guru untuk mengucapkan salam perpisahan. Satu persatu siswa
maju dan mengucapkan salam nya kepada teman-temannya. Tinggal terakhir giliran
Nabila saja.
“temen – temen semua. Maafin
nabila selama ini kalo punya salah sama temen-temen semuanya. Ini menjadi hari
terakhir untuk kita bisa bersama di kelas ini. Nabila pengen semua temen-temen
inget masa-masa kita tertawa,sedih,bercandaan,dan semuanya. Itu menjadi bagian
indah memori selama di sekolah ini. Dan maaf buat bapak guru kami semua takut
dengan cara mengajar bapak selama ini. Kita satu keluarga yaitu XII IPS 2.
Sekarang kita berpisah bukan berarti kita tidak bertemu lagi di lain
kesempatan. Aku sayang kalian semua”
Selesai mengucapkan salamnya
semua teman-temannya bertepuk tangan dan teman yang selalu dekat dengan Nabila
memeluk erat Nabila. “Nab, kita bakal terus temenan kaya gini”kata teman Nabila
sambil memeluk nya erat. Air mata mulai meleleh membasahi pipi lembut Nabila.
Semua ikut berpelukan di kelas membuat suasana semakin haru. Dan wisuda pun
akhirnya berlalu. Semua berpisah melanjutkan impiannya masing-masing.
The End ..
-
-Cerita pendek ini di buat berdasarkan fakta dan
di tambahi sedikit imajinasi dari penulis. Nama yang ada dalam cerita semua di
samarkan demi kepentingan bersama.
- -
Yuk follow twitter kita @KoncoKentel_ jika
pertemanan kamu pengen kental seperti kental nya susu, dan follow @KoncoGalau
kalo kamu lagi butuh temen buat nge galau. Mimin di kedua twitter itu kece,
ramah, dan baik-baik ko .
0 Komentar